Getting time...

OKEJOGJA » 

Pistol Perampok di Jateng Pinjaman Oknum TNI Disersi

Nugroho Setyabudi - Okezone
Selasa, 27 Maret 2012 22:18 wib
Pistol Perampok di Jateng Pinjaman Oknum TNI Disersi
Ilustrasi penembakan (Foto: Agung/okezone)

SEMARANG- Kawanan perampok bersenjata api yang kerap beraksi di wilayah Jawa Tengah (Jateng), ditangkap Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Dalam perkembangannya ternyata senjata api yang digunakan pelaku diketahui didapat dari anggota TNI disersi.

"Senjata api yang digunakan itu tidak miliknya sendiri, tapi menyewa dari mantan pecatan TNI tiap kali beraksi," kata Dir Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Bambang Rudi Pratiknyo saat gelar perkara, di Mapolda Jateng, Selasa (27/3/2012).

Dua senjata api yang digunakan, tambah Bambang, adalah satu senpi rakitan jenis FN dan satu V2 call mm. Namun untuk nomor seri kedua jenis senpi itu belum diketahui. Selain itu juga disita 10 butir peluru call mm.

"Kasus ini masih dikembangkan untuk mengetahui dari mana senpi itu didapatkan," tambahnya

Tersangka, Abdul Muis, mengaku kelompoknya merupakan perampok yang berasal dari Jawa Timur dan beroperasi di wilayah hukum Polda Jateng, Polda Jatim, Polda Lampung, dan Polda Sumsel.

"Saya hanya sopir saat beraksi, biasanya diberi upah Rp1 juta sampai Rp2 juta," aku Abdul Muis.

Dia mengaku sudah beraksi di pertokoan maupun perumahan. Saat beraksi kawanan perampok di bawah pimpinan Harto Cahyono dan Edy Santoso (tewas ditembak polisi) langsung melumpuhkan dan membekap korban.

"Jika tidak salah, sudah lebih dari 10 kali melakukan perampokan. Apabila korban melawan langsung disekap dan dilumpuhkan," imbuhnya.

Kawanan perampok tersebut adalah Edi Santosa (30), Harto Cahyo (32), yang merupakan warga Probolinggo, Jawa Timur (ditembak mati), dan dua lainnya Abdul Muis (33), warga Gresik dan Tri Teguh (31) warga Surabaya. 

(kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »