Getting time...

OKEJOGJA » 

Diduga Stres Hadapi Ujian Sekolah, Siswa Gantung Diri

Rabu, 28 Maret 2012 12:59 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

KLATEN - Seorang siswa SMP negeri di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.
 
Korban, Wahyu Saputro (15), warga Desa/Kecamatan Trucuk, ditemukan rekan dan ayah korban, Prajak, sebelum berangkat sekolah pagi tadi.

Mereka curiga korban tak juga berangkat sekolah meski jarum panjang sudah hampir di angka 7. Setelah dicari ternyata korban ditemukan tewas di rumah kosong dengan kondisi tergantung. Remaja kelas 9 SMP itu gantung diri di kayu kusen rumah kosong di samping kediamannya.

“Diketahui pas disuruh sarapan kok sudah tidak ada,” kata Purwanto, tetangga korban, Rabu (28/3/2012).

Belum diketahui penyebab pasti mengapa Wahyu nekat gantung diri.

Purwanto menuturkan, Wahyu anak yang baik dan tidak ada masalah dengan keluarganya. Dugaan sementara korban depresi menghadapi ujian. Hari ini korban menghadapi ujian sekolah mata pelajaran matematika. Diduga aksi nekat korban karena ketakutan tak bisa menyelesaikan ujian.

Sementara itu, polisi bersama tim medis Puskesmas Trucuk yang melakukan pemeriksaan tak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Petugas memastikan korban mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Kasus ini dalam penanganan Polres Klaten.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(Saeful Efendi/Sindo TV/ton)

  • yunita - 0 Tanggapan
    Ya gmn g stress banyak banget try out, pikir sekolah itu latihan cm klo dlm sebulan try out bs 2-3 kali tiap bulannya anak2 ya pasti stres, belom kegiatan d luaar sekolah yg jg padat. Kasian
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rini susila - 0 Tanggapan
    kebijakan di bidang pendidikan memang mestinya dikaji ulang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. jangan anak-anak dibuat menderita dengan beban serta program yang mengerikan buat sebagian besar anak didik kita.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • SANTI JELITA - 0 Tanggapan
    Sungguh memprihatinkan. Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi para orang tua agar lebih memperhatikan anak. Ortu harus bisa menempatkan diri sebagai sahabat bagi anaknya, sehingga anak akan lebih terbuka tentang masalah yang dihadapinya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป