Getting time...

OKEJOGJA » 

Dua Raja Solo Dilarang Masuk Keraton Surakarta

Bramantyo - Okezone
Kamis, 24 Mei 2012 12:38 wib
PB XIII Hangabehi tertahan di gerbang utama Keraton Solo (foto: Bramantyo/ Okezone)
PB XIII Hangabehi tertahan di gerbang utama Keraton Solo (foto: Bramantyo/ Okezone)

SOLO - Dua raja di Kesultanan Keraton Surakarta, Sinuhun Hangabehi dan Sinuhun Tedjowulan, tidak diizinkan masuk ke dalam keraton oleh dewan adat, Kamis siang.

Konflik keraton semakin memanas, setelah dua raja keturunan Paku Buwono XII itu memilih berdamai dan sepakat membesarkan Kesultanan Surakarta.

Berdasarkan pantauan, puluhan orang pengikut dua raja tertahan di depan pintu gerbang utama keraton. Keduanya tidak diizinkan masuk oleh dewan adat yang dipimpin Kanjeng Pangeran Haryo Satrio.

"Kami juga bingung tidak tau mau masuk dari mana. Semua pintu masuk dikunci oleh dewan adat," ujar salah seorang abdi dalem keraton yang ikut tertahan di luar, Kamis (24/5/2012).

Petugas Polresta Solo yang menjadi penengah sudah melakukan negosiasi dengan dewan adat. Hasil hanya Sinuhun Hangabehi yang diizinkan masuk. "Sinuhun Hangabehi boleh masuk, asal tidak bersama Tedjowulan. Jika tetap ngotot, raja tidak boleh masuk," tambah abdi dalam tersebut.

Setelah lama tertahan, dua raja bersama istri masing-masing meninggalkan Keraton Surakarta dengan mengendarai mobil Pajero merah bernomor polisi AD 7220 AH. Mereka mengarah ke lokasi peristirahatan raja yang berada di sebelah barat keraton.

Seperti diberitakan sebelumnya, rekonsiliasi dua raja kembar itu ditentang oleh dewan adat dengan dalih perdamaian tersebut melanggar kesepakatan yang dibuat antara dewan adat dengan Wali Kota Solo.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(ris)

  • JLITHENG - 0 Tanggapan
    JARENE BIYEN, "PINTU KRATON AKAN DIBUKA SELUAS-LUASNYA UNTUK PUBLIK". LHA KOK SAIKI DITUTUP RAPAT. NGGO LIWAT RAJANE WAE SEMPIT, APA MANEH KANGGO PUBLIK. PIYE TO IKI PAK PUGER KARO MAS SATRIYO.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • seno - 0 Tanggapan
    Jalan damai..adalah yang paling baik.setelah 2 raja bersatu ,demi kebersamaan pihak yang tidak setuju .. supaya berpikir ke depan untuk kebaikan kraton
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sujanapura - 0 Tanggapan
    Yo uwis podo kebangeten, mestinya podo dingerteni sing jenenge rekonsiliasi itu pancen kudu biso nrima sing dadi karepane iku dadi gempil. Kedadian sing lagi wae ngetokake pancen donyo iku pancen wernone udu putih, ireng, abang lan sak kabehe werno liyane nanging wernane duwit lan kudu utuh ditompo lan ora etuk kesinsal sak lembar wae. Mugo-mugo age podo eling, terus ngupoyo rukun, amrih lestaring budoyo adiluhung sing dadi tinggalane leluhur. Tak ambline meneh yo sing uwis ono sak njobone keluargo PB XII podo sumingkir disik, yo yen podo melu-melu ngupoyo kepentingane dewe-dewe kasembadan yo iku sing njalari bubrah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป