Getting time...

OKEJOGJA » 

Penerbit Klaim Buku Berbau Porno Telah Sah & Layak

Jum'at, 1 Juni 2012 13:38 wib
Penerbit Klaim Buku Berbau Porno Telah Sah & Layak
Buku bacaan SD yang berbau porno (Foto: Septyantoro/Sindo TV)

SOLO- PT Era Adicitra Intermedia, penerbit buku yang diduga mengarah pornografi, mengklaim buku terbitannya sudah sesuai dengan Panitia Penelitian Buku Non-Teks Pelajaran (PPBNP).

Direktur Era Adicitra Intermedia, Heri Sulistyanto, mengatakan buku terbitannya telah disahkan dan layak menjadi buku non-teks. Hal tersebut berdasarkan keputusan Kepala Pusat Pembukuan Kemdiknas Nomor 1715/ ab.2/ll2001 tahun 2009 tertanggal 19 Mei.

Pada buku “Ada Duka di Wibeng” halaman 93 yang menyinggung soal berhubungan intim melalui dialog di antara para tokohnya dan trik berhubungan seks yang aman, harus dibaca secara utuh.

Jika dibaca setengah-setengah, lanjut Heri, akan mengesankan ada pornografi, namun jika dibaca secara utuh akan memberikan pendidikan  pergaulan rekmaja yang benar.

Sementara itu, di halaman 105 dan selanjutnya, akan ada jawaban dari semuanya.

Sebelumnya, buku-buku berbau pornografi beredar di perpustakaan di Kebumen sejak kemarin. Dalam buku itu menjelaskan cara berhubungan seks sehingga tidak membuat hamil sang wanita yakni dengan menggunakan kalender KB.

Nahasnya, buku yang tak patut untuk siswa SD tersebut tidak hanya satu, ada beberapa buku lain, di antaranya berjudul Ada Duka di Wibeng, Tambelo, Kembalinya di Burung Camar, dan Tidak Hilang Sebuah Nama.

Tidak hanya menyinggung soal pornografi, buku-buku non-teks pelajaran tersebut di antaranya berisi cerita yang tak layak untuk siswa SD, seperti konteks lelaki pujaan hingga cerita cinta murid dengan guru.

Buku-buku yang diterbitkan percetakan di Solo pada 2008 lalu terselip di antara sekira 4.000 lebih buku bantuan dana alokasi. 

(Septyantoro Aji Nugroho/Sindo TV/kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »