KARANGANYAR - Seorang pria di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, loncat dari menara base transceiver station (BTS) siang tadi. Korban tewas seketika dengan luka parah di dada dan kepala.
Pria yang diketahui bernama Martoyo (60), warga Dusun Tinjuharjo, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, itu loncat dari ketinggian sekira 75 meter. Menara BTS itu pun berada tak jauh dari rumahnya.
Kakek dengan tiga cucu itu diduga mengalami depresi karena impitan ekonomi.
Kepala Desa Wonosari, Rochmad, mengatakan, Martoyo sempat mondar-mandir di sekitar menara. Beberapa warga di sekitar lokasi sempat memperingatkan korban saat dia menaiki menara.
“Tadi ada sebagian warga yang melihat dia naik ke atas. Di-kandani (dikasih tahu) tidak mau. Tahu-tahu sudah loncat. Dia tidak ngomong apa-apa, tidak minta apa-apa,” ujar Rochmad, Kamis (14/6/2012).
Korban menaiki menara setelah memanjat pagar BTS, meski sudah dipasang kawat berduri. Lokasi BTS itu termasuk sepi.
Sementara itu, jenazah korban tidak diautopsi karena permintaan keluarga. Setelah diperiksa di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke rumah duka.