Getting time...

OKEJOGJA » 

Sumur Warga di Klaten Diduga Tercemar Zat Besi

Bramantyo - Okezone
Rabu, 20 Juni 2012 16:06 wib
Warga menunjukkan air sumur yang tercemar zat besi (foto: Bramantyo/ Okezone)
Warga menunjukkan air sumur yang tercemar zat besi (foto: Bramantyo/ Okezone)

KLATEN - Air di ratusan sumur warga di Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tidak bisa digunakan karena tercemar zat berbahaya. Belum diketahui penyebab pasti pencemran itu, namun warga air berubah kuning kecokelatan dan berbau apek. Fenomena ini sudah terjadi sejak gempa bumi 2006 lalu.

Praktis, warga tidak bisa lagi menggunakan air sumur tersebut. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka mengambil air bersih di sumber air di lokasi berjarak satu kilometer dari permukiman.

"Tadinya, kami berinisiatif mengambil dari sumur warga yang tidak tercemar. Tapi pipa yang dipakai untuk menyalurkan air, berkarat dan bau. Makanya kami tidak lagi mengambilnya," jelas Windarto, warga setempat, di Klaten, Rabu (20/6/2012).

Dijelaskannya, air berubah warna dan bau setelah diambil dari sumur. Air berwarna kecokelatan akan bau bila diendapkan. Warna air berubah hitam saat dicampur dengan bubuk diterjen pencuci pakaian.

Sehingga, warga sebagian besar warga menggunakan air galon atau air isi ulang untuk dikonsumsi, karena khwatir air tersebut dapat mempengaruhi kesehatan mereka. "Kalau untuk minum saya pakai air galon. Saya takut minum air sumur karena warnanya kuning kecokelatan," jelasnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Klaten, mengimbau masyarakat tidak mengkonsumsi air tersebutk arena diduga mengandung kadar besi (Fe) yang tinggi. "Kalau warnanya keruh kuning kecokelatan, kemungkinan karena kadar besi tinggi. Sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebaiknya jangan dikonsumsi dulu," terang Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Ronny Roekmito. 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(ris)

BACA JUGA ยป