OKEJOGJA » 

Pantau Kemacetan saat Mudik, Polres Semarang Pasang CCTV

Nugroho Setyabudi - Okezone
Minggu, 1 Juli 2012 21:18 wib
Pantau Kemacetan saat Mudik, Polres Semarang Pasang CCTV
ilustrasi macet, Macet di Nagrek Bandung (foto: iman H/okezone)

SEMARANG- Jalur di kawasan Selatan kota Semarang atau di wilayah Kabupaten Semarang, sering mengalami kemacetan hebat. Apalagi saat arus mudik yang akan segera datang jelang Hari Raya Idul Fitri pada bulan Agustus nanti.

Untuk itu, Polres Semarang sudah mulai melakukan langkah antisipasi untuk menangulangi kemacetan. Salah satu langkah antisipasi ini yang dilakukan Polres Semarang adalah dengan berencana menambah kamera closed circuit television (CCTV) hingga 25 unit.

Hingga saat ini diketahui telah terpasang sembilan unit kamera yang terkoneksi langsung dengan Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polres Semarang.

Peran TMC sangat diperlukan ketika pihak Satlantas harus menanggulangi segala permasalahan yang terjadi di lapangan. Kemacetan adalah satu masalah yang akan dihadapi saat arus mudik hari raya Idul Fitri 1433 H datang.

Hal ini disampaikan Kapolres Semarang, AKBP IB Putra Narendra, saat ditemui usai memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke 66 di Mapolres Semarang, Minggu (1/7/2012).

"Keberadaan CCTV yang menyorot pada spot tertentu, nantinya akan sangat membantu petugas dalam hal pelayanan dan penanganan ketika terjadi suatu permasalahan di jalan raya,"jelasnya.

Jelang Idul Fitri 1433 H dapat dipastikan arus kendaraan yang melintasi Kabupaten Semarang menuju Solo dan Yogyakarta akan bertambah.

“Adanya CCTV yang terkoneksi di monitor TMC Satlantas Polres Semarang, diharapkan akan membantu petugas di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan," tutur Kapolres yang berencana memasang 25 CCTV di lokasi rawan macet.

Sementara itu pemerintah daerah Kabupaten Semarang dan Bina Marga Jateng juga sudah merencanakan pelebaran jalan mulai Jalan Banyumanik Kota Semarang, hingga Bawen Kabupaten Semarang.

Pejabat Pembuat Komitmen proyek pelebaran jalan Ungaran, Bawen, dan Salatiga Dirjen Bina Marga, Agung Hari Prabowo, mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan proyek pelebaran jalan di bagian Selatan Kota Semarang ini.

"Rencana pelebaran jalan ini akan dilakukan di  sepanjang 22,5 kilometer, pemerintah telah mengalokasikan anggaran dari APBN tahun 2012-2019 sebesar Rp 230 miliar. Sedangkan lebar jalan akan ditambah 16 meter," kata Agung.

Ditambahkan Agung Hadi Prabowo, masa pengerjaan kontruksi dijadwalkan akan berlangsung selama 28 bulan, sedangkan masa pemeliharaan jalan akan berlaku selama lima tahun setelah pekerjaan jalan selesai.

"Dalam proyek pelebaran jalan kali ini, tidak ada pembebasan lahan mengingat akan memanfaatkan lahan yang telah tersedia sebelumnya. Kami baru masuk tahapan proses lelang pengadaan penyedia jasa. Ini untuk prakualifikasi, ada delapan peserta lelang. Dari jumlah tersebut kini telah tersaring menjadi lima peserta lelang dan sedang dilakukan evaluasi proposal teknis," sebutnya. 

(kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »