Getting time...

OKEJOGJA » 

Target Retribusi Pasar Meleset

Senin, 2 Juli 2012 10:41 wib
Ilustrasi pasar (foto: Dok Okezone)
Ilustrasi pasar (foto: Dok Okezone)

SEMARANG- Dinas Pasar mengaku kesulitan untuk merealisasikan target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang tahun 2012 dari sektor retribusi pasar.

Kondisi lapangan, pedagang, dan pasar disebut menjadi faktor utama melesetnya target PAD sebesar Rp10,8 miliar.

“Ini bukan masalah kebocoran, tapi lebih karena kondisi riil di pedagang yang memang tidak bisa kami pungut,” beber Sekretaris Dinas Pasar Fajar Purwoto, kemarin.

Menurut Fajar, dua pasar yang jelas tidak bisa dilakukan penarikan retribusi secara maksimal adalah Rumah Pemotongan Unggas (RPU) Penggaron dan Pasar Bulu.

Di RPU Penggaron, ada rekomendasi Komisi B DPRD yang meminta agar pedagang dibebaskan dari pungutan retribusi sementara waktu. Retribusi ditarik setelah RPU optimal, aktivitas pedagang sudah normal.

“Jadi sejak Januari hingga sekarang di RPU Penggaron itu free,” katanya.

Hal serupa juga terjadi di Pasar Bulu. Rencana revitalisasi gedung pasar berkonsekuensi pada pemindahan pedagang ke tempat penampungan sementara. Kondisi demikian membuat transaksi penjualan pedagang menjadi menurun drastis.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Novriadi, menilai, alasan yang disampaikan Fajar terkesan dibuat-buat. Semestinya sejak awal, pembahasan APBD 2012 kendala-kendala tersebut disampaikan sehingga beban target bisa menyesuaikan kondisi lapangan.

“Seperti Pasar Bulu. Rencana revitalisasi itu kansudah dibahas dan tentunya Dinas Pasar bisa melakukan penyesuaian target,” tandasnya. 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(Agus Joko/Koran SI/kem)

BACA JUGA ยป