SEMARANG- Kantor Telkom Regional Jateng dan DIY Semarang mengalami kebakaran di ruang administrasi TI di lantai dasar, atau tepatnya di ruang baterai.
Kebakaran diperkirakan terjadi karena korsleting di perangkat baterai saat pemindahan daya dari genset ke listrik PLN. Asap kemudian memenuhi ruang lantai dasar itu dan membuat kepanikan karyawan Telkom.
“Asap ditimbulkan karena adanya reaksi cairan kimia yang terdapat di dalam baterai,” kata Manager Operasioanal Komunikasi Telkom Regional Jateng dan DIY, Wiedyoko, Rabu (4/7/2012).
Wiedyoko menjelaskan, sekira pukul 10.00 WIB terjadi listrik padam, sehingga daya listrik harus dialihkan menggunakan genset. Setelah beberapa menit kemudian, listrik menyala dan sistem secara otomatis mengubah daya listrik dari genset kembali ke listrik PLN.
“Saat itulah terjadi ledakan. Saya sendiri mendengar tiga sampai empat kali ledakan. Setelah itu ada percikan api yang sedikit membakar baterai di ruang baterai itu, tapi sebetulnya asap tebal itu bukan dari sesuatu yang terbakar tapi dari reaksi kimia di dalam baterai," tuturnya.
Ditambahkan Wiedyoko, semua proses kerja dan pelayanan umum untuk sementara dihentikan, karena PLN memadamkan semua aliran listrik.
"Memang saat ini semua staf diminta untuk meninggalkan gedung, sehingga semua aktivitas dihentikan. Ini juga agar memberikan kesempatan kepada petugas PMK untuk menyelesaikan tugas mereka, selain itu listrik semua dimatikan untuk sementara waktu," tambah Wiedyoko lagi.
Nilai kerugian belum dapat dipastikan, tetapi diprediksi mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian akibat kejadian ini belum dapat dipastikan, tapi tidak lebih dari Rp500 juta," tandas Manager Operasional Kominikasi itu.