SOLO- Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-78 Gerakan Pemuda Ansor secara nasional akan dipusatkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.
Rencananya, puncak harlah GP Ansor akan dihadiri 40 ribu Banser se-Jawa Tengah dan DIY, dan dibuka langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Presiden SBY dipastikan akan menghadiri puncak harlah GP Ansor. Presiden, rencannnya akan didampingi 10 menteri di antarannya Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menteri Agama surya Darma Ali, dan Menkoperekonomian Hatta Rajasa," jelas Ketua Panitian Harlah GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, dalam jumpa pers, di Solo, Jawa Tengah, Jumat 913/7/2012).
Selain akan dihadiri langsung Presiden, serangkaian Harlah GP Ansor juga mengundang beberapa perwakilan negara sahabat Asia Pasific, anggota OKI.
Dalam Harlah nanti, pemuda Ansor juga akan menggelar berbagai kegiatan Islamic Financial Inclusion Summit yang menghadirkan para pakar perbankan Islam dan diikuti para pengusaha muda NU dari berbagai daerah.
Dipilihnya Kota Solo sebagai puncak Harlah GP Ansor, disebabkan Ansor di Solo Raya dibandingkan daerah-daerah lainnya sangat lemah sekali. Sehingga dengan digelarnya puncak Harlah GP Ansor di kota Bengawan ini, diharapkan menjadi cambuk agar GP Ansor di wilayah Solo Raya menjadi kuat dan Solid.
"Kita pilih Kota Solo dengan tujuan agar GP Ansor di kota ini menjadi kuat. Kami akui Ansor di solo raya sangat lemah dibandingkan kota-kota lainnya,"ungkapnya.
Selain itu, melalui Harlah GP Ansor ini untuk menunjukan kepada masyarakat luas bila NU saat ini tidak lagi tradisional, namun moderat dan terbuka.
Sehingga dalam Harlah nanti, selain menampilkan musik khas rebana, GP Ansor juga akan menampilkan musik modern.
"Munculnya beberapa aliran yang mengatasnamakan islam militan, sedikit banyak menimbulkan kesan negatif. Sehingga kita berkewajiban untuk mengembalikan islam ke arah sesungguhnya, yang cinta damai dan menjunjung tinggi persaudaraan," tuturnya.