SLEMAN- Polisi hingga saat ini masih menyelidiki motif dan latar belakang perampokan dengan membawa bom yang terjadi di Kantor Kas Bank BRI Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta.
Dosen Pidana Universitas Janabadra Yogyakarta, Hartanti, menilai, pelaku nekat melakukan hal tersebut karena terdesak kebutuhan hidup.
“Saat ini kan masuk ajaran baru, akan memasuki bulan ramadan kemudian lebaran. Imbasnya, harga-harga bertambah naik, kebutuhan hidup semakin naik juga," kata Hartanti kepada Okezone, Selasa (17/7/2012).
Ketika kebutuhan itu naik, lanjut dia, bagi sebagian orang ada yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, seperti merampok, mencuri, menipu dan sejenisnya.
"Mungkin mereka yang melakukan tindakan kejatahan itu tidak mau melakukan, tetapi karena terdesak kebutuhan hidup, mereka nekat melakukannya," paparnya.
Hartanti menjelaskan, aksi merampok di rumah sakit yang notabene banyak aktivitas terbilang sangat berani.
"Itu aneh, tapi bisa saja orang melakukannya karena sudah terdesak. Ya, saya pikir pelakunya sangat pemberani, apalagi dilakukan di tengah kota, banyak orang, saat orang beraktifitas dengan kesibukannya," jelasnya.