KARANGANYAR - Belasan pasangan muda mudi terjaring operasi "Pekat Jaya" yang digelar aparat Polsek Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (28/7/2012). Mereka diangkut dari beberapa rumah kost dan hotel kelas melati lantaran tidak bisa menunjukkan surat nikah.
Aparat Polsek Jaten memeriksa kamar-kamar yang diduga digunakan untuk praktik mesum. Hasilnya, beberapa pasangan pranikah tertangkap sedang berduan di kamar. Bahkan, saat dimintai keterangan beberapa di antaranya tidak bisa menunjukkan identitas.
Seorang perempuan sempat menolak dibawa aparat dengan cara bersembunyi di balik pintu kamar kamar kos. Namun aparat tetap membawanya karena diduga berbuat mesum.
Razia juga menyisir beberap hotel melati. Sebanyak tiga pasangan sedang mesum langsung diangkut petugas. Lokasi yang dirazia petugas memang telah lama dikeluhkan warga karena aktivitasnya sering meresahkan.
Sementara itu, Kapolsek Jaten, AKP Suryanto, mengatakan, operasi ini akan digelar secara terus menerus untuk menjamin keamanan selama bulan puasa.
"Operasi ini tetap akan kita lakukan secara terus menerus, karena ini merupakan penyakit masyarakat. Yang menjadi poin, untuk menindaklanjuti penyakit masyarakat agar situasi tetap kondusif. Kita mengantisipasi pelaku-pelaku yang khususnya di tempat kos atau kontrakan,” kata dia.
Operasi dilakukan hingga Minggu dini hari tadi. Mereka yang diamankan langsung dibawa ke Mapolsek Jaten untuk didata dan diberi pengarahan. Namun, kata Kapolsek, jika memang mereka kembali tertangkap akan diproses hukum.
Aktivitas mesum diduga sering terjadi di beberapa rumah kos di wilayah Palur, Jaten. Polisi berencana mengumpulkan pemilik kos untuk diarahkan agar selektif menerima anak kos.