OKEJOGJA » 

80 Jenis Makanan di Pasar Tradisional Mengandung Boraks

Bramantyo - Okezone
Senin, 13 Agustus 2012 15:33 wib
80 Jenis Makanan di Pasar Tradisional Mengandung Boraks
Sampel makanan yang mengandung zat berbahaya (Foto: Bramantyo/okezone)

SOLO- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah menemukan 17 persen dari 800 sampel makanan di sejumlah pasar di Semarang dan Solo, mengandung zat pewarna sintetis rhodamin B, formalin, serta boraks. Nahasnya makanan tersebut dijual bebas.

“Kita tidak bisa melarang penjualan rhodamin, formalin, serta boraks.Yang bisa kita lakukan, mencegah agar bahan-bahan tersebut tidak dicampur di produk makanan,” jelas Kepala BPOM Jawa Tengah, Supriyanto Utomo, di sela-sela sidak makanan di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Senin (13/8/2012).

Sidak ini dilakukan BPOM Jawa Tengah bersama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo di Pasar Legi sejak Minggu 12 Agutus kemarin. Zat pewarna tekstil tersebut banyak ditemukan pada makanan ringan seperti kue gabus, onde-onde, serta kerupuk.

“Konsumen bisa membedakan makanan yang mengandung zat berbahaya dengan yang tidak. Seperti mie basah, jika mie tersebut lengket maka dicurigai mengandung formalin. Jika makanan mengandung rhodamin, maka saat dimakan akan meninggalkan rasa pahit di lidah, selain itu warna merahnya juga berpendar,” paparnya.

Zat pewarna tekstil serta pengawet tersebut, menurut Supriyanto, tidak untuk bahan makanan. Sebab akan sangat berbahaya, konsumen yang tidak tahan dengan zat-zat tersebut bisa mual dan muntah.

Dampak dalam jangka panjang, zat akan mengendap dalam tubuh bisa menjadi pemicu kanker dan kerusakan pada ginjal.

Hal senada dikatakan Kepala DKK Kota Solo, Siti Wahyuningsih. Pada kesempatan yang sama, Siti mengaku terus melakukan pengawasan peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya secara rutin dengan menggelar razia.

“Tetapi masih ada makanan yang mengandung zat berbahaya beredar. Kami terus melakukan pembinaan dan pengawasan berkala, tidak hanya pada saat mendekati Lebaran saja,” ujarnya.

Sidak makanan tidak hanya dilakukan di sejumlah pasar tradisional, BPOM juga menggelar sidak ke terminal.

"Dan benar saja,diterminal banyak sekali ditemukan makanan yang tanggalnya sudah melewati batasnya,"pungkasnya. 

(kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »