Getting time...

OKEJOGJA » 

Industri Kreatif di Yogyakarta Terus Berkembang

Senin, 24 September 2012 10:32 wib
Peserta tengah membatik di Pameran Batik Warisan Budaya, Jakarta. (Foto: Runi/okezone)
Peserta tengah membatik di Pameran Batik Warisan Budaya, Jakarta. (Foto: Runi/okezone)

YOGYAKARTA- Industri kreatif di Yogyakarta tumbuh subur. Kendati masih dalam skala mikro dan kecil, namun mampu membuka lapangan pekerjaan dengan prospek usaha yang cukup menjanjikan.

Kabid Industri Logam, Sandang, dan Aneka Disperindagkop DIY, Polin Napitupulu, mengatakan sektor industri di Yogyakarta masih didominasi sektor teksil, batik, kerajinan kayu dan lurik. Tercatat saat ini ada sekira 80.000 industri dan sekira 0,25 merupakan industri rkeatif.

“Jumlahnya masih kecil, tetapi selalu tumbuh dan mampu menyerap lapangan pekerjaan,” jelas Polin.

Pameran yang dilaksanakan sampai dengan Rabu 26 September ini, diikuti sejumlah pelaku industri kreatif. Kebanyakan bergerak di bidang fashion dengan memamerkan aneka produk. Bahkan kain lurik, juga mampu diinovasi menjadi pakaian untuk pesta.

Menurutnya, untuk mengembangkan sektor ini butuh dukungan dari semua pihak. Sebab jika hanya mengandalkan dari para pelaku, pertumbuhan kurang signifikan. Butuh dukungan dari akademisi, pelaku bisnis, pemerintah dan pelaku usaha.

“Ada sekira 15 industri yang sudah mulai merambah pasar mancanegara dan domestik,” tuturnya.

Sekretaris Disperindakop dan ESDM, Maria Supriyanti, mengatakan, dinas sudah banyak melakukan upaya pendampingan. Bahkan sudah kerap dilaksanakan lomba untuk memotivasi para pelaku dan penghargaan.

“Ekonomi kreatif ini mampu mengikuti perkembangan zaman, jadi mereka ini harus didorong agar tetap eksis,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi B DPRD DIY Gatot Setyo Susilo mengatakan keberadaan industri kreatif ini akan menjadi salah satu daya dukung pariwisata.

“Tentu ini akan menambah keberagaman dan daya tarik wisata di Yogyakarta,” jelasnya. 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(Kuntadi/Koran SI/kem)

BACA JUGA ยป