Getting time...

OKEJOGJA » 

Megawati Terima Laporan Babinsa Intimidasi Kader PDIP

Bramantyo - Okezone
Minggu, 12 Mei 2013 22:05 wib
Megawati Terima Laporan Babinsa Intimidasi Kader PDIP
Megawati Soekarnoputri (Foto: Bramantyo/Okezone)

SUKOHARJO - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, kembali mengingatkan campur tangan Bintara Pembina Desa (Babinsa) pada Pemilukada Jawa Tengah. Bahkan, mantan Presiden RI kelima itu mengaku laporan keterlibatan Babinsa semakin sering diterima dari kader di tingkat bawah.

"Ada yang bilang, kami masih diintimidasi Bu. Saya tanya balik. Diintimidasi sama siapa. Terus dijawab, sama yang namanya Babinsa. Walah, Babinsa itu juga kan orang, kok yo seneng banget intimidasi (kok senang mengintimidasi)," kata Megawati di hadapan massa PDIP,di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu 12/5/2012).

Meski begitu, Megawati meminta kader PDIP tetap semangat memenangkan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang baru.

"Dari tiga pasangan siapa yang bagus. Mugi-mugi (mudah-mudahan) kita mendapatkan gubernur yang muda dan pintar," jelasnya.

Megawati mengaku untuk mencapai kemenangan tersebut tidak mudah. Di hadapan kadernya, Megawati menantang kadernya untuk menyumbangkan kemenangan Ganjar-Heru di atas perolehan suara Pemilihan Bupati Sukoharjo sebanyak 49,49 persen.

Menurut Megawati, agar bisa mempertahankan tradisi kemenangan PDIP, maka idealnya suara yang harus diraih pasangan Ganjar-Heru adalah 75 persen.

"Kalau hanya 49,49 persen, seperti yang diraih saat pilbup sangat kurang dari target. Tapi ini Pemilihan Gubernur, suaranya harus di atas bupati. Berapa kesanggupannya, kalau 100 persen jelas tidak mungkin. Paling tidak 75 persen gimana setuju ya? Aku tagih loh kalau kurang," pinta Mega disambut teriakan para kadernya.

Selain menggelar kampanye terbuka di Sukoharjo, Megawati juga melanjutkan kampanye di Klaten, Jawa Tengah. Dalam kampanye tersebut, tidak dihadiri Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo karena berada di Temanggung
 

(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »