OKEJOGJA » 

Melihat Banjir, Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Massa

Taufik Budi - Okezone
Selasa, 18 Juni 2013 19:41 wib
Melihat Banjir, Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Massa
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

DEMAK - Seorang pemuida tewas dikeroyok massa karena diduga mencuri barang-barang warga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Empat pelaku ditangkap, sementara lainnya masih dalam pelarian ke berbebagai kota.

Kasubag Humas Polres Demak, AKP Sutomo, mengatakan, korban bernama Supadi (20), warga Desa Bungo, Kecamatan Wedung. Pengeroyokan hingga menewaskan korban itu terjadi saat banjir besar melanda Desa Jetak, Kecamatan Wedung, pada Kamis, 11 April 2013.

“Warga mendengar teriakan maling-maling dan berdatangan ke lokasi. Di situ sudah ada kerumunan warga yang mengamuk dan memukuli korban dengan kayu dan tangan kosong,” ujar Sutomo, Selasa (18/6/2013).

Banyaknya warga yang mengeroyok membuat korban tak dapat menyelamatkan diri hingga tewas di lokasi. Bahkan sepeda motor miliknya juga menjadi sasaran amuk warga dan dibakar.

“Korban tewas di lokasi, selain itu sepeda motornya dibakar warga,” tambahnya.

Menurut Sutomo, pengeroyokan itu bermula saat korban mendatangi lokasi banjir untuk melihat tanggul Sungai Wulan yang jebol. Namun, sejumlah warga yang curiga dengan korban meneriakinya maling hingga terjadi aksi main hakim sendiri itu.

“Diduga mencuri tapi kenayataannya tidak ada seorang pun yang merasa kehilangan barang maupun sepeda motor mereka,” ujarnya.

Polisi sempat mengalami kesulitan mengungkap kasus tersebut karena melibatkan banyak pelaku. Setelah dua bulan penyelidikan polisi menangkap empat pelaku yakni, Nur Salim (35), Suratman (45), Khoirun (40), dan Nur Huda (26), semuanya merupakan warga Desa Jetak.

“Polisi memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap kasus itu. Selain empat pelaku, kini polisi masih melakukan pengembangan. Diduga pelakunya masih ada yang kabur ke luar kota,” tegasnya.
 

(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »