OKEJOGJA » 

Pengibaran Bendera GAM & Merah Putih, Bukti SBY Lemah

Misbahol Munir - Okezone
Rabu, 24 Juli 2013 23:46 wib
Pengibaran Bendera GAM & Merah Putih, Bukti SBY Lemah
Warga melakukan konvoi pengesahan bendera GAM (Foto: Salman/okezone)

JAKARTA - Rencana Pemprov Aceh meluncurkan bendera bintang bulan yang mirip simbol GAM sebagai bendera daerah pada upacara peringatan delapan tahun perdamaian Indonesia dengan GAM pada 15 Agustus mendatang mendapat kritikan pedas dari berbagai kalangan, termasuk dari Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin.
 
Menurutnya, pemerintah pusat tak menyadari bahwa pengakomodiran bendera sebagai lambang merupakan sebuah keteledoran.
 
Kata dia, simbol GAM ini tak ada bedanya dengan pembentukan sebuah bangsa di dalam bangsa dan ini harus menjadi perhatian serius agar perdamaian yang sudah terbangun tidak ternodai kembali.
 
"Itulah kelemahan dari perjanjian Helsinsky dulu, dimana ada semacam diakomodirnya bendera sebagai “lambang“ sebuah bangsa," ungkap Tubagus kepada Okezone, Rabu (24/7/2013).
 
Politikus PDIP ini menuturkan, pengibaran bendera tersebut bukti lemahnya negosiasi kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Sekarang keinginan itu menggelinding di tangan gubernur/wagub yang baru dan berlatar belakang sebagai tokoh GAM, ini juga menunjukan lemahnya pemerintahan SBY dalam menegosiasikan masalah tersebut," jelasnya.
 
Bagi mantan Sekretaris Militer itu, tak seharusnya bendera itu menjadi bendera provinsi melainkan sebagai lambang budaya saja. "Harusnya bendera itu hanya merupakan sebagai lambang budaya lokal saja seperti juga lambang-lambang provinsi/daerah lainnya di nusantara," tambahnya.
 
Sebelumnya, Pemprov Aceh berencana meluncurkan bendera bintang bulan sebagai bendera daerah pada upacara peringatan delapan tahun perdamaian RI-GAM, 15 Agustus mendatang.
 
Pengibaran bendera Aceh yang mirip simbol GAM itu akan diawali dengan penaikan bendera merah putih.
 
Menurut anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Abdullah Saleh, sifatnya peluncuran dengan pengibaran bendera bulan bintang akan dipusatkan pada satu lokasi saat puncak peringatan penandatanganan MoU Helsinki yang direncanakan di Kantor Gubernur Aceh.
 
Pengibaran bendera bulan bintang akan diiringi azan, karena belum adanya hymne. Melalui pengibaran bendera merah putih-bendera Aceh ini, Abdullah berharap akan muncul lagi semangat nasionalisme Indonesia dan kecintaan rakyat terhadap Aceh paskakonflik.
 

(cns)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BACA JUGA »